Rabu, 31 Desember 2014

              RAGAKU ~ SEMESTAKU

Semestaku mulai mereda
riuh gemuruhnya terdengar lemah berdesir
meski lava masih muntahkan amarah merahnya
ditemani lelehan letih yang melahar
melafas nafas nafas cemas tuk pembatas
bendung kabung dengan sebiji tawakal dalam pasrah
sembari lontarkan doa bututku
agar tak padamkan sulut asa bernadiku
demi tetap memuja akbar Takbir untukMU...
nikmati setiap hikmah nikmah Tahmid dariMU....
atas agung sang Cipta yang selalu terTasbih padaMU...

Semestaku heningkan tenang
dari legam yang lama membentang
kini tersapu bening oleh sekejap mata tanpa duga
bahwa inginku KAU ketukkan palu di meja alamMU
agar nafasku taat dampingi sukmaku
...sukmakupun setia peluk ragaku...
dan...aku....setia temani nafas cintanya....
hingga vonis akhirmu pejamkan mataku bersamanya....
Namun.....
bimbangku masih lancang bertanya..akan semestaku...
Akankah "kartu sukmaku" masih dimainkan tanpa jeda
ataukah ini firasat selesainya KAU mainkan "kartu sukmaku"
kala mega hitamku mengawan putih tanpa sangka.....
mmbawa nyata dan mayaku tanpa warta.....


~Enry Sulistyorini~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar